Tips Membeli Rumah Melalui Developer

Teman-teman sekarang saya akan share pengalaman saya saat membeli rumah. Mungkin bisa dibilang sekarang ini saya sedang kecewa dengan developer perumahan tempat saya, bagaimana tidak karena rumah yang saya tempati belum genap 1 tahun tapi sudah rusak sana- sini. Baiklah teman-teman menurut pengalaman yang saya miliki, apabila teman-teman akan membeli rumah melalui developer hendaknya memperhatikan beberapa hal yang saya jabarkan dibawah sini 😀
  • Pastikan garansi min setahun,bila alasan developer mengurangi waktu garansi karena cicilan dp belum lunas lebih baik cari developer lain, karena masalah-masalah rumah seperti atap bocor, rembesan air di tembok, kusen kayu yang dirayapi tidak bisa dilihat dalam 1 atau 2 bulan. Developer yang menggunakan bahan2 berkualitas pasti berani memberi garansi dalam jangka panjang.
  • Baca spesifikasi rumah dengan teliti karena developer atau marketingnya suka bermain kata-kata di brosur. Contoh penggunaan kusen dengan menggunakan mahoni. Sebagai informasi mahoni yg masih muda memang rentan dengan rayap tetapi mahoni tua yg kering lebih awet dari rayap bisa dikatakan mahoni kering atau tua itu tahan rayap. Maka kita harus tanya ke developer mahoni apa yang dia pakai, jangan sampai saat kusen kita dirayapi dia lepas tanggung jawab dengan menunjukan spek di brosur bahwa ia menggunakan mahoni tapi tidak menjamin mahoni itu tua.
  • Baca spesifikasi material bangunan sampai yg terkecil, misal: jenis lantai ruang utama, jenis lantai kamar mandi, tempat terpasangnya bohlam, jenis saklar/stopkontak,jenis toilet (duduk/jongkok,pakai shower pembersih atau tidak,menggunakan cat dengan kualitas seperti apa.
  • survei dengan bertanya ke penghuni perumahan yg sudah terlebih dahulu menempati perumahan tersebut. Jangan sungkan-sungkan bertanya bagaimana hubungan dia dengan developer, keluhan apa saja yg ia miliki, bagaimana tanggapan developer terhadap komplen. Dengan seperti itu bisa menjadi pertimbangan apakah si developer bisa menjaga hubungan baik dengan customer atau tidak.
  • Ada baiknya semua perjanjian2 dibuat hitam diatas putih,jangan sekali-kali percaya hanya dengan perjanjian lisan. Tujuannya apabila terjadi penyimpangan kita memiliki bukti kuat di hadapan hukum.
  • bila developer merupakan developer pribadi, pastikan kita tahu siapa pemiliknya atau penjualnya. Biasanya developer pribadi mengurus perumahan yang ia bangun dibantu dengan keluarga-keluarganya seperti suami, kakak kandung, kakak ipar ataupun lainnya, kita harus pastikan dengan siapa membeli apakah si a atau si b,jangan sampai bila kita sedang komplen,qt komplen dengan si a karena qt beli dengan si a tp si b ikut campur karna dia suami si a,kembali lg ke hitam di atas putih,kita pertegas bahwa proses jual beli hanya antara kita dan si a tanpa si b ikut campur.
Itu adalah beberapa hal yang dapat dijadikan acauan untuk membeli rumah melalui developer, yang jelas kita harus tau reputasi developer itu seperti apa. Baiklah semoga informasi saya ini bermanfaat 😀
sumber : http://noviyantysumarga.blogspot.com/2013/11/tips-membeli-rumah-melalui-developer.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Why ask?